WhatsApp 24/7 WhatsApp Office Hour
Berita & Artikel

Berita & Artikel

Kumpulan berita dan artikel terbaru terkait HKI, merek, paten, dan pengembangan bisnis.

 
 

Temukan Berita & Artikel

HATTEN: Brand Lokal Bali yang Berhasil Membangun Identitas Premium

07 - May - 2026

Di tengah persaingan bisnis yang semakin padat, banyak pelaku usaha mulai menyadari bahwa kekuatan sebuah brand tidak hanya terletak pada kualitas produk, tetapi juga pada nama dan identitas yang dibangun secara konsisten. Nama merek sering kali menjadi titik pertama yang membentuk persepsi konsumen, apakah sebuah produk terasa premium, profesional, mudah diingat, atau justru tenggelam di tengah pasar yang penuh kemiripan.

Salah satu contoh menarik dalam dunia branding Indonesia adalah HATTEN, merek wine asal Bali yang berhasil membangun identitas kuat dengan positioning yang khas di pasar.

Menariknya, kekuatan HATTEN bukan hanya terletak pada produknya, tetapi juga pada strategi penamaan merek yang terasa sederhana namun efektif. Nama “HATTEN” memiliki karakter yang tegas, mudah diingat, mudah diucapkan, dan tetap terasa internasional tanpa kehilangan identitas lokalnya.

Dalam dunia branding, kombinasi seperti ini bukan hal yang mudah dicapai. Banyak pelaku usaha justru menggunakan nama yang terlalu umum, terlalu deskriptif, atau terlalu mirip dengan brand lain karena dianggap lebih mudah dipahami pasar. Padahal, pendekatan seperti itu sering kali membuat sebuah merek sulit membangun karakter yang benar-benar kuat dan berbeda.

Di sinilah menariknya strategi seperti HATTEN. Nama tersebut tidak secara langsung menjelaskan produknya, tetapi justru membangun identitas dan asosiasi tersendiri di benak konsumen. Pendekatan seperti ini banyak digunakan brand-brand besar dunia karena mampu menciptakan kesan yang lebih khas, lebih fleksibel, dan lebih mudah berkembang dalam jangka panjang.

Kekuatan HATTEN juga didukung oleh cerita dan positioning brand yang konsisten. Didirikan pada tahun 1994 oleh Ida Bagus Rai Budarsa (Pak Gus Rai), HATTEN Wines dikenal sebagai original winery dari Bali yang membawa wine lokal Indonesia ke pasar internasional. Pendekatan ini menjadi menarik karena HATTEN tidak mencoba meniru identitas wine Eropa secara mentah, melainkan membangun karakter yang berakar pada Bali sebagai “Island of the Gods” dengan pendekatan yang tetap modern dan premium.

Identitas tersebut diperkuat melalui pengembangan kebun anggur di wilayah pesisir utara Bali seperti Seririt dan Sanggalangit, kawasan dengan tanah vulkanik yang kaya serta iklim tropis yang unik. Berbeda dengan wilayah wine tradisional pada umumnya, HATTEN justru membangun positioning berdasarkan karakter tropis Bali itu sendiri. Pendekatan seperti ini menunjukkan bahwa kekuatan sebuah brand premium tidak selalu harus lahir dari mengikuti standar pasar lama, tetapi dapat terbentuk dari keberanian membangun identitas yang otentik dan berbeda.

Menariknya lagi, HATTEN juga menjalankan riset dan pengembangan vitikultur secara berkelanjutan dengan melakukan percobaan terhadap puluhan varietas anggur internasional serta bekerja sama dengan petani lokal Bali. Langkah ini memperlihatkan bahwa brand yang kuat biasanya tidak hanya dibangun melalui desain dan pemasaran, tetapi juga melalui konsistensi kualitas, inovasi, dan narasi yang terintegrasi.

Selain itu, secara visual, nama HATTEN memiliki struktur yang kuat untuk kebutuhan desain dan branding. Susunan hurufnya tegas, sederhana, dan mudah diaplikasikan pada logo, label, kemasan, hingga media promosi premium. Faktor-faktor seperti ini sering kali terlihat sederhana, tetapi sebenarnya memiliki pengaruh besar dalam membangun persepsi brand secara jangka panjang.

Konsistensi penggunaan nama, logo, kemasan, dan positioning premium juga menjadi faktor penting dalam membangun kekuatan sebuah merek. Tidak sedikit produk yang sebenarnya memiliki kualitas baik, tetapi gagal membangun citra yang kuat karena identitas mereknya berubah-ubah atau tidak memiliki karakter yang jelas.

Pada akhirnya, HATTEN menunjukkan bahwa brand yang kuat biasanya lahir dari kombinasi antara strategi branding, konsistensi identitas, kualitas produk, serta pemilihan nama yang tepat sejak awal. Dalam konteks bisnis modern, merek bukan lagi sekadar nama dagang, melainkan bagian penting dari nilai dan persepsi sebuah usaha.

Karena itu, proses memilih dan membangun merek idealnya tidak dipandang hanya sebagai formalitas administratif semata, tetapi sebagai bagian dari strategi membangun identitas bisnis yang kuat, bernilai, dan berkelanjutan.

IndoTrademark IP Law & Brand Strategy

dibaca: 48 kali

TAG :

pendaftaran merekmendaftarkan merekcek merekdaftar merekpengacara merekbranding strategy
 

Berita & Artikel Terkait

Berita & Artikel Lainnya

1 2 3 4 5 »
 

Undang-Undang Hak Cipta, "Kitab Suci" Yang Belum Sempurna

Oleh: Ichwan Anggawirya Secara garis besar karya seni dapat dibedakan menjadi 2 bagian yaitu karya seni terapan (applied art) dan karya seni murni (fine art) yang keduanya masuk dalam perlindungan Hak Cipta. Seni Terapan adalah karya seni fungsional yang selain memiliki nilai estetika, juga memiliki nilai praktis untuk dapat digunakan untuk tujuan tertentu. UU Hak Cipta dalam...

Mediasi Pada Pidana Hak Cipta, Menguntungkan Atau Merugikan Korban?

Oleh: Ichwan Anggawirya Hak cipta merupakan hak kekayaan yang bersifat immateriil dan merupakan hak kebendaan. Salah satu sifat atau asas yang melekat pada hak kebendaan adalah asas droit de suite, asas hak mengikuti bendanya. Hak untuk menuntut akan mengikuti benda tersebut secara terus-menerus di tangan siapapun benda itu berada. Perlindungan hak cipta sebagai hak kebendaan...

Pertarungan Dua Mawar Akhirnya Dimenangkan Oleh Wardah

Wardah sebagai pencetus dan penemu pertama formulasi cairan pengharum cucian merek Mawar Super Loundry kini dapat bernafas lega, gugatan pembatalan merek yang telah dimenangkan di tingkat Pengadilan Niaga kini telah inkrah dengan adanya keputusan Mahkamah Agung Nomor 161 K/Pdt.Sus-HKI/2019 yang dalam keputusannya menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi atau yang sebelumnya sebagai pihak...

Ichwan Anggawirya: Audisi Beasiswa Bulutangkis PB Djarum Tidak Mengeksploitasi Anak

Audisi pencarian bakat Bulutangkis yang dilakukan oleh Persatuan Bulutangkis (PB) Djarum sempat menjadi polemik karena adanya komentar yang menyatakan PB Djarum mengeksploitasi anak dengan UU No 35 Tahun 2014.   Praktisi dan pakar HAKI Magister Ilmu Hukum Universitas Bung Karno, Ichwan Anggawirya di forum grup diskusi senin dikampus Magister Ilmu Hukum Universitas Bung Karno,...

Sengketa Merek Mawar Super Laundry

Siti Wardah, pengusaha cairan pembersih untuk laundry pakaian mengajukan gugatan pembatalan merek 'MAWAR SUPER LAUNDRY'. Gugatan itu didaftarkan di Pengadilan Niaga Jakarta. "Klien saya ajukan gugatan pembatalan karena pendaftaran merek dilakukan dengan itikad tidak baik dan tidak jujur," kata kuasa hukum penggugat, Ichwan Anggawirya kepada Gatra.com di Jakarta, Sabtu,...

80 Tahun Sengketa Hak Cipta Lagu "Happy Birthday to You" Berakhir

Los Angeles - Lagu “Happy Birthday to You” mungkin sudah biasa didengar dalam pesta-pesta ulang tahun. Namun, ternyata, di balik itu, terdapat kesangkutmarutan siapa yang berhak memegang hak cipta. Pencipta melodi Mildred Hill bersaudara kah? Yang pertama kali membuat melodi lagu tersebut dengan judul awal 'Good Morning to All' untuk anak-anak TK pada tahun 1889, atau yang...

Sengketa Merek, Perusahaan Kereta Dorong Bayi Jerman Gugat Cybex Lokal

Produsen kereta dorong bayi asal Jerman, Cybex gmbH kaget pendaftaran merek di Indonesia tidak disetujui Kementerian Hukum dan HAM karena sudah ada stroller dengan merek yang mirip dengan merek Cybex. Atas hal itu, langkah hukum pun diambil.   Kasus bermula saat Cybex gmbH mengajukan permohonan pendaftaran merek ke Direktorat Merek Kemenkum HAM pada 19 Juni 2015. Selain di...

Sengketa Merek, Mobil BMW Kalah Lawan Baju BMW dari Penjaringan

Mahkamah Agung (MA) tidak menerima Peninjauan Kembali (PK) perusahaan mobil asal Jerman, BMW. Alhasil, Henrywo Yuwijono kini bernapas lega memproduksi merek baju BMW alias Body Man Wear.   Kasus bermula saat perusahaan Beyerische Motoreen Werke (BMW) Aktiengesellschafft menggugat warga Muara Karang, Penjaringan, Jakarta Utara, Henrywo. Perusahaan yang bermarkas di Munich, Jerman...

Lois Spanyol gagal batalkan merek lokal

Jakarta. Pemegang lisensi merek dagang Lois di Indonesia PT Intigarmindo Persada gagal membatalkan merek Newlois dan Redlois milik pengusaha lokal Agus salim setelah Pengadilan Niaga Jakarta Pusat menolak gugatannya, Selasa (31/5).   "Mengadili, menolak gugatan penggugat untuk seluruhnya," ungkap ketua majelis hakim Didiek Riyono dalam amar putusannya. Dalam...

Led Zeppelin Menang Gugatan Hak Cipta Lagu Stairway to Heaven

Grup music legendaris Led Zeppelin memenangi kasus gugatan hak cipta yang dilayangkan terhadap anggota grup band rock asal Inggris itu, setelah juri menolak klaim bahwa petikan gitar pembuka Stairway to Heaven diambil dari band asal AS, Spirit.   Keputusan juri, yang menemukan perbedaan substansial antara Stairway to Heaven dan lagu instrumental Spirit Taurus, diambil setelah...

Butuh Konsultasi Gratis?

Tim expert kami siap membantu Anda memilih layanan yang tepat untuk kebutuhan bisnis