WhatsApp 24/7 WhatsApp Office Hour
Berita & Artikel

Berita & Artikel

Kumpulan berita dan artikel terbaru terkait HKI, merek, paten, dan pengembangan bisnis.

 
 

Temukan Berita & Artikel

5 Kesalahan Fatal dalam Pendaftaran Merek yang Sering Terjadi

04 - May - 2026

Banyak pelaku usaha menyadari pentingnya merek ketika bisnisnya mulai berkembang. Namun pada tahap pendaftaran merek, justru sering terjadi kesalahan mendasar yang sebenarnya dapat dihindari sejak awal. Kesalahan-kesalahan ini tidak hanya berujung pada penolakan permohonan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko sengketa hukum di kemudian hari.

1. Kurang Cermat Dalam Penelusuran Merek

Salah satu kesalahan paling umum adalah menganggap penelusuran merek hanya sebatas memastikan ada atau tidaknya nama yang sama. Dalam praktik hukum merek, yang dinilai bukan hanya identitas secara persis, tetapi juga kemiripan bunyi, visual, dan konsep. Banyak merek yang secara kasat mata terlihat berbeda tetap ditolak karena dianggap memiliki persamaan pada pokoknya. Tanpa analisis yang komprehensif, penelusuran merek justru menjadi tidak efektif dan berpotensi menimbulkan rasa aman yang keliru.

2. Tidak Tepat Menentukan Klasifikasi Merek

Kesalahan berikutnya adalah dalam menentukan kelas merek. Setiap merek didaftarkan berdasarkan klasifikasi barang atau jasa tertentu, dan kekeliruan dalam memilih kelas dapat berdampak serius terhadap perlindungan hukum. Merek bisa saja terdaftar, tetapi tidak memberikan perlindungan yang relevan dengan kegiatan usaha yang dijalankan. Di sisi lain, pihak lain tetap dapat menggunakan merek yang sama atau serupa di kelas yang berbeda. Oleh karena itu, penentuan kelas seharusnya tidak hanya mempertimbangkan kondisi usaha saat ini, tetapi juga arah pengembangan bisnis ke depan.

3. Kesalahan Menentukan Nama Merek

Banyak pula pelaku usaha yang memilih nama merek yang terlalu umum atau bersifat deskriptif. Secara pemasaran mungkin terdengar menarik, namun secara hukum justru lemah. Merek yang tidak memiliki daya pembeda atau hanya menjelaskan jenis, kualitas, atau karakteristik produk berpotensi besar untuk ditolak. Dalam sistem hukum merek, yang dilindungi adalah keunikan identitas, bukan sekadar istilah umum yang digunakan oleh banyak pihak.

4. Keterlambatan Mendaftarkan Merek

Selain itu, terdapat kesalahan yang kerap dianggap sepele tetapi berdampak sangat besar, yaitu keterlambatan dalam mendaftarkan merek. Indonesia menganut prinsip first to file, di mana hak atas merek diberikan kepada pihak yang pertama kali mendaftarkan, bukan yang pertama kali menggunakan. Namun demikian, dalam kondisi tertentu tetap terbuka upaya hukum bagi pihak yang telah menggunakan merek lebih dahulu, termasuk melalui mekanisme gugatan pembatalan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Meski demikian, mengandalkan sengketa sebagai jalan keluar tentu bukan pilihan yang ideal, karena memerlukan waktu, biaya, dan ketidakpastian hukum.

5. Tidak Menganalisis Secara Komprehensif

Kesalahan lain yang tidak kalah penting adalah menganggap bahwa pendaftaran merek dapat dilakukan tanpa strategi. Banyak yang melihat proses ini hanya sebagai formalitas administratif, padahal tanpa pendekatan yang tepat, risiko penolakan maupun sengketa justru meningkat. Pendaftaran merek seharusnya dipandang sebagai bagian dari strategi hukum dan bisnis yang terintegrasi, bukan sekadar pengurusan dokumen.

Kesimpulan

Kesalahan-kesalahan tersebut umumnya terjadi karena kurangnya pemahaman terhadap sistem hukum merek, penggunaan asumsi tanpa dasar analisis yang memadai, serta tidak melibatkan pendekatan profesional sejak awal. Padahal, satu kesalahan kecil pada tahap awal dapat berdampak panjang terhadap keberlangsungan dan nilai bisnis di masa depan.

Pada akhirnya, pendaftaran merek bukan hanya soal memperoleh sertifikat, tetapi tentang bagaimana memastikan merek tersebut aman secara hukum, memiliki daya pembeda yang kuat, dan mampu berkembang sebagai aset bisnis. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan mendasar tersebut, pelaku usaha tidak hanya meningkatkan peluang permohonan diterima, tetapi juga membangun fondasi yang lebih kokoh bagi pertumbuhan usahanya.

IndoTrademark — IP Law & Brand Strategy

dibaca: 60 kali

TAG :

Pendaftaran MerekDaftar MerekCara Mendaftarkan Merek
 

Berita & Artikel Terkait

Berita & Artikel Lainnya

1 2 3 4 5 »
 

Undang-Undang Hak Cipta, "Kitab Suci" Yang Belum Sempurna

Oleh: Ichwan Anggawirya Secara garis besar karya seni dapat dibedakan menjadi 2 bagian yaitu karya seni terapan (applied art) dan karya seni murni (fine art) yang keduanya masuk dalam perlindungan Hak Cipta. Seni Terapan adalah karya seni fungsional yang selain memiliki nilai estetika, juga memiliki nilai praktis untuk dapat digunakan untuk tujuan tertentu. UU Hak Cipta dalam...

Mediasi Pada Pidana Hak Cipta, Menguntungkan Atau Merugikan Korban?

Oleh: Ichwan Anggawirya Hak cipta merupakan hak kekayaan yang bersifat immateriil dan merupakan hak kebendaan. Salah satu sifat atau asas yang melekat pada hak kebendaan adalah asas droit de suite, asas hak mengikuti bendanya. Hak untuk menuntut akan mengikuti benda tersebut secara terus-menerus di tangan siapapun benda itu berada. Perlindungan hak cipta sebagai hak kebendaan...

Pertarungan Dua Mawar Akhirnya Dimenangkan Oleh Wardah

Wardah sebagai pencetus dan penemu pertama formulasi cairan pengharum cucian merek Mawar Super Loundry kini dapat bernafas lega, gugatan pembatalan merek yang telah dimenangkan di tingkat Pengadilan Niaga kini telah inkrah dengan adanya keputusan Mahkamah Agung Nomor 161 K/Pdt.Sus-HKI/2019 yang dalam keputusannya menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi atau yang sebelumnya sebagai pihak...

Ichwan Anggawirya: Audisi Beasiswa Bulutangkis PB Djarum Tidak Mengeksploitasi Anak

Audisi pencarian bakat Bulutangkis yang dilakukan oleh Persatuan Bulutangkis (PB) Djarum sempat menjadi polemik karena adanya komentar yang menyatakan PB Djarum mengeksploitasi anak dengan UU No 35 Tahun 2014.   Praktisi dan pakar HAKI Magister Ilmu Hukum Universitas Bung Karno, Ichwan Anggawirya di forum grup diskusi senin dikampus Magister Ilmu Hukum Universitas Bung Karno,...

Sengketa Merek Mawar Super Laundry

Siti Wardah, pengusaha cairan pembersih untuk laundry pakaian mengajukan gugatan pembatalan merek 'MAWAR SUPER LAUNDRY'. Gugatan itu didaftarkan di Pengadilan Niaga Jakarta. "Klien saya ajukan gugatan pembatalan karena pendaftaran merek dilakukan dengan itikad tidak baik dan tidak jujur," kata kuasa hukum penggugat, Ichwan Anggawirya kepada Gatra.com di Jakarta, Sabtu,...

80 Tahun Sengketa Hak Cipta Lagu "Happy Birthday to You" Berakhir

Los Angeles - Lagu “Happy Birthday to You” mungkin sudah biasa didengar dalam pesta-pesta ulang tahun. Namun, ternyata, di balik itu, terdapat kesangkutmarutan siapa yang berhak memegang hak cipta. Pencipta melodi Mildred Hill bersaudara kah? Yang pertama kali membuat melodi lagu tersebut dengan judul awal 'Good Morning to All' untuk anak-anak TK pada tahun 1889, atau yang...

Sengketa Merek, Perusahaan Kereta Dorong Bayi Jerman Gugat Cybex Lokal

Produsen kereta dorong bayi asal Jerman, Cybex gmbH kaget pendaftaran merek di Indonesia tidak disetujui Kementerian Hukum dan HAM karena sudah ada stroller dengan merek yang mirip dengan merek Cybex. Atas hal itu, langkah hukum pun diambil.   Kasus bermula saat Cybex gmbH mengajukan permohonan pendaftaran merek ke Direktorat Merek Kemenkum HAM pada 19 Juni 2015. Selain di...

Sengketa Merek, Mobil BMW Kalah Lawan Baju BMW dari Penjaringan

Mahkamah Agung (MA) tidak menerima Peninjauan Kembali (PK) perusahaan mobil asal Jerman, BMW. Alhasil, Henrywo Yuwijono kini bernapas lega memproduksi merek baju BMW alias Body Man Wear.   Kasus bermula saat perusahaan Beyerische Motoreen Werke (BMW) Aktiengesellschafft menggugat warga Muara Karang, Penjaringan, Jakarta Utara, Henrywo. Perusahaan yang bermarkas di Munich, Jerman...

Lois Spanyol gagal batalkan merek lokal

Jakarta. Pemegang lisensi merek dagang Lois di Indonesia PT Intigarmindo Persada gagal membatalkan merek Newlois dan Redlois milik pengusaha lokal Agus salim setelah Pengadilan Niaga Jakarta Pusat menolak gugatannya, Selasa (31/5).   "Mengadili, menolak gugatan penggugat untuk seluruhnya," ungkap ketua majelis hakim Didiek Riyono dalam amar putusannya. Dalam...

Led Zeppelin Menang Gugatan Hak Cipta Lagu Stairway to Heaven

Grup music legendaris Led Zeppelin memenangi kasus gugatan hak cipta yang dilayangkan terhadap anggota grup band rock asal Inggris itu, setelah juri menolak klaim bahwa petikan gitar pembuka Stairway to Heaven diambil dari band asal AS, Spirit.   Keputusan juri, yang menemukan perbedaan substansial antara Stairway to Heaven dan lagu instrumental Spirit Taurus, diambil setelah...

Butuh Konsultasi Gratis?

Tim expert kami siap membantu Anda memilih layanan yang tepat untuk kebutuhan bisnis