WhatsApp 24/7 WhatsApp Office Hour
Berita & Artikel

Berita & Artikel

Kumpulan berita dan artikel terbaru terkait HKI, merek, paten, dan pengembangan bisnis.

 
 

Temukan Berita & Artikel

Mahkamah Agung AS Diminta Tak Sidangkan Sengketa Hak Cipta Google

06 - June - 2015
Jaksa Agung Muda AS mengatakan, argumen Google bahwa kode tidak berhak mendapatkan perlindungan hak cipta “kurang berdasar” dan tidak perlu dikaji oleh Mahkamah Agung.
 
Pemerintah Barack Obama, Selasa (26/5), mengambil posisi berseberangan dengan Google Inc dan mengatakan bahwa Mahkamah Agung AS tidak usah menyidangkan gugatan banding perusahaan tersebut melawan Oracle Corp, dengan implikasi-implikasi luas untuk industri teknologi, menurut dokumen pengadilan.
 
Kasus itu mencakup sejauh mana perlindungan hak cipta harus menyentuh bahasa pemrogaman Java. Oracle memenangkan sidang di pengadilan banding federal tahun lalu, yang memungkinkan mereka menetapkan hak cipta untuk sebagian Java, sementara Google merasa mereka seharusnya bebas menggunakan Java tanpa membayar biaya lisensi.
 
Google, yang menggunakan Java untuk merancang sistem operasi ponsel Android miliknya, naik banding ke Mahkamah Agung. Pengadilan tinggi itu kemudian meminta pendapat pemerintahan Obama apakah mereka harus memproses kasus ini atau tidak.
 
Menurut Google, kemenangan Oracle akan merusak “sejumlah besar inovasi” karena para pengembang perangkat lunak tidak akan dapat secara bebas mengembangkan karya satu sama lain. Namun Oracle mengatakan perlindungan hak cipta efektif merupakan kunci inovasi perangkat lunak.
 
Dalam dokumen pengadilan yang diserahkan Selasa, Jaksa Agung Muda AS Donald Verrilli mengatakan, argumen Google bahwa kode tidak berhak mendapatkan perlindungan hak cipta “kurang berdasar” dan tidak perlu dikaji oleh Mahkamah Agung.
 
Verrilli menambahkan bahwa Google telah mengemukakan “keprihatinan penting” mengenai dampak pemberlakuan hak cipta Oracle terhadap pengembangan perangkat lunak, namun mengatakan bahwa isu-isu tersebut dapat dibahas lewat pembelaan “penggunaan yang adil” secara terpisah.
 
Sumber: voaindonesia.com
dibaca: 12294 kali

TAG :

googleoraclejava
 

Berita & Artikel Lainnya

1 2 3 4 5 6 7 »
 

Strategi Membangun Merek Unicorn: Dominasi Aset Intelektual dalam Bisnis Modern

Dr. Ichwan Anggawirya, S.Sn., S.H., M.H. Perubahan struktur ekonomi global telah menggeser cara pasar menilai sebuah perusahaan. Jika pada masa lalu kekuatan bisnis identik dengan kepemilikan aset fisik, maka saat ini nilai terbesar justru sering lahir dari kemampuan membangun dominasi intelektual, psikologis, dan ekosistem perilaku di tengah masyarakat. Fenomena tersebut kemudian...

Mengapa Permohonan Merek Tetap Berisiko Ditolak Walaupun Belum Terdaftar Oleh Pihak Lain

Masih banyak pelaku usaha beranggapan bahwa suatu merek pasti aman didaftarkan selama nama tersebut belum digunakan atau belum terdaftar oleh pihak lain. Padahal dalam praktik hukum merek di Indonesia, kondisi demikian belum tentu menjamin bahwa permohonan akan diterima oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Sistem hukum merek di Indonesia tidak semata-mata menilai apakah...

KOPI DARI HATI: Konsistensi DNA Emosional dalam Strategi Branding

Dr. Ichwan Anggawirya, S.Sn., S.H., M.H. Di tengah persaingan industri kopi dan café yang semakin padat, banyak merek berlomba menampilkan kualitas biji kopi, teknik roasting, origin, hingga desain interior yang estetik. Namun dalam praktik branding, kekuatan sebuah merek sering kali tidak hanya lahir dari...

AQUAPROOF dan Strategi Suggestive Branding: Ketika Nama Merek Menjawab Rasa Khawatir Konsumen

Dr. Ichwan Anggawirya, S.Sn., S.H., M.H. Tidak semua merek dibangun untuk menciptakan prestige, simbol gaya hidup, atau kesan eksklusif semata. Dalam banyak kategori produk problem solver, kekuatan sebuah brand justru lahir dari kemampuannya menyentuh titik paling sensitif dalam psikologi konsumen: rasa khawatir,...

Merek Kata vs Merek Angka: Strategi Branding, Kekuatan Simbolik, dan Perlindungan Hukumnya

Dr. Ichwan Anggawirya, S.Sn., S.H., M.H. Dalam konsep branding modern, pemilihan nama merek bukan lagi sekadar persoalan kreativitas, melainkan bagian dari strategi membangun persepsi, diferensiasi, dan positioning bisnis jangka panjang. Sebuah nama dapat menciptakan kesan tertentu bahkan sebelum publik mengenal produk atau layanan yang ditawarkan. Salah satu pendekatan yang menarik...

EATLAH: Branding Kasual yang Berhasil Membangun Identitas Kuat

Di era media sosial dan budaya konsumsi cepat seperti sekarang, brand kuliner terus bermunculan dengan berbagai konsep kreatif. Namun, hanya sedikit yang benar-benar mampu membangun identitas yang kuat sekaligus terasa dekat dengan konsumennya. Salah satu contoh menarik dalam perkembangan brand kuliner modern di Indonesia adalah Eatlah. Didirikan pada tahun 2016 oleh Michael Chrisyanto...

KUTUS KUTUS: “Merek di Balik Legenda”

Tidak semua merek lahir melalui pola yang sama. Ada brand yang dibangun dari riset pasar, strategi pemasaran, dan kekuatan modal yang besar. Namun ada pula merek yang tumbuh perlahan dari perjalanan hidup, pengalaman pribadi, serta cerita yang bergerak dari satu orang ke orang lainnya hingga akhirnya membentuk kepercayaan yang sangat kuat di tengah masyarakat. KUTUS KUTUS merupakan salah...

HATTEN: Brand Lokal Bali yang Berhasil Membangun Identitas Premium

Di tengah persaingan bisnis yang semakin padat, banyak pelaku usaha mulai menyadari bahwa kekuatan sebuah brand tidak hanya terletak pada kualitas produk, tetapi juga pada nama dan identitas yang dibangun secara konsisten. Nama merek sering kali menjadi titik pertama yang membentuk persepsi konsumen, apakah sebuah produk terasa premium, profesional, mudah diingat, atau justru tenggelam di...

Strategy Pendaftaran Merek: Bukan Sekadar Mendaftarkan Merek, tetapi Membangun Brand

Merek bukan sekadar nama atau logo yang ditempel pada produk maupun jasa. Dalam dunia bisnis modern, merek merupakan identitas sekaligus aset yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Ketika suatu merek terdaftar, pemiliknya memperoleh hak eksklusif untuk menggunakan serta melarang pihak lain memakai tanda yang memiliki persamaan pada pokoknya tanpa...

Merek dengan Invented Word vs Common Word: Strategi Penamaan yang Sering Diabaikan

Dr. Ichwan Anggawirya, S.Sn., S.H., M.H. Di balik sebuah merek yang kuat, terdapat proses penamaan yang tidak sesederhana memilih kata yang terdengar menarik. Dalam praktik branding dan hukum...

Butuh Konsultasi Gratis?

Tim expert kami siap membantu Anda memilih layanan yang tepat untuk kebutuhan bisnis